DSI YPTA Dorong Optimalisasi SIM Aset dengan Fitur Barcode
Direktorat Sistem Informasi (DSI) Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya terus membuktikan perannya dalam menghadirkan teknologi yang praktis dan bermanfaat bagi pengguna di lapangan. Melalui pengembangan Sistem Informasi Manajemen Aset (SIM Aset), DSI kini menambahkan fitur barcode untuk aset dan ruangan guna mendukung pendataan yang lebih cepat, akurat, dan transparan.
Dalam rapat koordinasi bersama Direktorat Umum dan SDM pada Kamis (2/10), DSI memaparkan bahwa fitur generate dan cetak barcode telah siap digunakan, baik berupa QR Code maupun kode batang. Fitur ini memungkinkan setiap barang dan ruangan memiliki identitas digital yang dapat dipindai, sehingga staf di lapangan lebih mudah melacak keberadaan aset dan riwayat pemindahannya.
“SIM Aset kami rancang bukan hanya untuk administrasi di belakang meja, tetapi juga untuk memudahkan rekan-rekan yang bekerja langsung di lapangan. Dengan barcode, proses pendataan tidak lagi manual dan berulang, cukup scan dan data langsung masuk ke sistem,” jelas Direktur DSI.
Ke depan, DSI akan terus melakukan penyempurnaan, termasuk memperbaiki modul cetak barcode dan menyiapkan skema implementasi bersama Direktorat Umum. Harapannya, SIM Aset ini tidak hanya mempercepat proses inventarisasi, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem digital yang lebih luas di bawah naungan DSI, sehingga tata kelola aset YPTA semakin modern dan terintegrasi. (GNR)
Direktorat Sistem Informasi